Jumat, Juni 08, 2012

MENGENAL LAG & LEAD INDIKATOR SECARA SEDERHANA

Dalam sebuah rapat dibeberapa hari yang lalu, ada seorang pemimpin rapat menyampaikan kata; "Itu Lag indikator" bukan "lead'. Rapat itu terdiri dari dua puluhan orang mulai dari karyawan junior hingga senior, memang yang tim rapat utama hanya 10 an orang dan sisanya belasan duduk kebanyakan sebagai pengamat saja, sembari memainkan BB meski rada sembunyi-sembunyi. Saya pribadi menebak-nebak apakah semua rekan-rekan yang hadir ini paham ya tentang Laging / Leading indikator ini? Little question dalam benak saya akhirnya saya utarakan ke beberapa rekanan saat Lunch.
"Bro, lagging indikator itu apa ya?" nah dari beberapa rekanan yang saya tanya ada yang benar tapi banyak juga yang hanya menggelengkan kepala. Di blog ini saya coba share apa yang sudah saya terangkan kepada rekan-rekan saat itu, semoga cukup gampang dan sederhana untuk dipahami.
LEADING INDICATOR (SINYAL AWAL)
ialah performance yang diharapkan untuk mencapai sebuah hasil akhir yang ingin dicapai.
Seperti namanya, indikator yang sifatnya mendahului yang dirancang untuk memimpin hasil.  

LAGGING INDICATOR  (SINYAL AKHIR)
Indikator ini ialah hasil dari kinerja kita, key result indicator.
Misalkan, saya mempunyai Misi dapat bekerja mantap dan bermutu.
Untuk mencapai misi ini maka ide salah satunya ialah "Tubuh senantiasa sehat bugar."

Supaya tubuh sehat bugar maka kuncinya ialah:
1. Tidur cukup, dengan spesifikasi lama tidur 7-8 Jam sehari.
2. Olah raga rutin, dengan spesifikasi 3 x  dalam seminggu melakukan jogging selama 40 menit.
3. Minum susu, dengan spesifikasi 1-2 gelas sehari.
Tubuh sehat bugar ini ialah Key Result Indicator (KRI) -> Lagging
Dan ketiga prasyarat ; tidur, olah raga, Susu, ialah Key performance indicator (KPI) -> Leading.


Lag indikator contoh lainnya ialah:
- jumlah karyawan yang puas dalam mengabdi
- jumlah kecelakaan kerja
- jumlah komplin pelanggan
- jumlah pelanggan yang datang ke warung
- jumlah karyawan resign (turn over rate



Dalam praktik keseharian, saya biasanya banyak memakai trend analysis, regresi linear maupun regresi berganda, bahkan Anova untuk memilih Lead indicator mana yang signifikan mempengaruhi Lag indicator.

2 komentar:

puji winarni mengatakan...

Trimakasih

Izzul mengatakan...

Terimakasih