Kamis, Maret 15, 2012

TATAPAN MATA (NON VERBAL COMMUNICATION)

Rekan-rekan yang saya kagumi,
Kepala, Wajah, dan Mata bisa memberi indikasi yang jelas sikap anda kepada orang lain. Jika kita berbicara kepada salah satu kawan anda ataupun atasan anda, berpalinglah padanya, lihatlah wajahnya, dan lakukan kontak mata. Perhatian rekan-rekan kepada lawan bicara adalah menunjukkan bahwa anda seorang yang percaya diri dan anda punya rasa hormat kepada lawan bicara anda.

Sahabat sekalian, ketika kita melakukan kontak mata yang baik dengan orang yg kita ajak bicara, maka orang itu akan menginterpretasikan apa yang kita katakan dengan lebih baik ketimbang jika kita menghindari kontak mata. Jika rekan2 melakukan kontak mata dengan anggota team/ bawahan, mereka akan memberi perhatian kepada pesan yang sahabat sekalian paparkan dan menganggap anda sebagai sosok yang percaya diri.

Body language khusus pada kontak mata, merupakan hal yang sangat penting dalam komunikasi. tatapan harus tetap dipertahankan saat komunikasi sedang berlangsung. Tatapan mata yang sopan tidak melebihi 5 detik agar tidak menjadi teror ! dan tidak melampaui hal-hal yang boleh dilihat saja. Dalam komunikasi ternyata tatapan mata ini jauh lebih dapat dipercaya daripada segala ujaran yang disampaikan oleh seorang komunikator. Tatapan mata yang tulus, jujur dan bersahabat akan memuluskan jalannya peluncuran kata-kata dari seorang komunikator. Oleh karena itu, seorang komunikator harus melatih matanya untuk berkomunikasi secara sopan dengan siapa saja.

Mata merupakan indra yang menjadi pedoman banyak psikolog ketika berbicara dengan para pasiennya. Karena mata akan dapat bercerita banyak tentang apa yang tengah terjadi pada pasien bersangkutan. Kebohongan, kejujuran dan ketulusan akan terlihat di mata. Oleh karena itu, belajarlah untuk menatap dengan jujur, tulus dan lurus. Salam sukses!!
(Foto: fear-of-publicspeaking.net)

Tidak ada komentar: