Rabu, Maret 07, 2012

Bahaya Obesitas Pada Anak

Obesitas atau kegemukan pada anak sudah menjadi epidemi di seluruh dunia. Di seluruh dunia ada sekitar 22 juta anak balita yang mengalami kelebihan berat badan. Memang anak yang gemuk atau gendut terlihat lucu dan menggemaskan. Namun, kondisi ini berbahaya untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Apa saja komplikasi yang ditimbulkan dari obesitas ini?

Komplikasi Obesitas

Komplikasi yang diakibatkan oleh obesitas menyebabkan diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Antara 30 hingga 40 persen anak yang lahir memiliki risiko mengidap diabetes tipe 2 karena masalah obesitas ini.

Selain itu, obesitas juga membuat tren hipertensi atau tekanan darah tinggi pada anak. Saat ini telah menjadi tren untuk masalah ini terjangkit pada orang usia muda dan bukan penyakit orang yang berumur lagi.

Selain diabetes dan hipertensi, obesitas juga menyebabkan penyakit jantung. Terjadi ledakan kasus penyakit kasdiovaskular di kalangan remaja dan orang dewasa akibat peningkatan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Faktor Penyebab Obesitas

Obesitas bisa disebabkan oleh faktor gen dan hormonal. Namun, dalam kebanyakan kasus, obesitas disebabkan oleh pola makan dan gaya hidup. Jika seorang anak jarang olahraga dan terlalu banyak makan, maka pola hidup seperti ini akan sangat berpengaruh terhadap berat badan. Anak tersebut akan mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Makanan cepat saji (fast food) dan softdrinks keduanya sering dijuluki junk food atau makanan sampah. Makanan seperti ini biasanya sangat tinggi kadar lemak dan kadar gula. Akibatnya adalah penumpukan kolesterol yang bisa memicu seseorang menderita hipertensi.

Memang obesitas khususnya pada anak meski membuat anak terlihat gemuk menggemaskan namun berbahaya untuk masa depan mereka. Bagaimana cara mengatasi obesitas? Apa peranan orang-tua untuk membantu anak Anda agar tidak mengalami obesitas? Temukan jawabannya pada rubrik keluarga berikut ini:
(Sumber:Kumpulan.Info)

Tidak ada komentar: