Kamis, Februari 02, 2012

DITINGKAT BERAPAKAH KEPEMIMPINAN ANDA

Banyak perusahaan yang sudah hampir tutup kemudian Presiden Direkturnya diganti dengan orang lain, kemudian perusahaan tersebut dapat naik kembali. Seperti Apple computer pada saat dipegang John Scully kemudian diganti lagi dan diganti lagi, perusahaan Apple terpuruk dan hampir tutup. Tetapi setelah Steve Job almarhum memimpin Apple, perusahaan tersebut naik dengan cepat

Didalam bukunya yang berjudul The 5 level of leadership John C. Maxwell mengatakan “Production may win games, but people development win championship”, jadi untuk membuat suatu organisasi menjadi juara yang harus dikembangkan adalah manusianya. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya untuk mengembangkan manusia ?, untuk dapat mengembangkan manusia kita harusdapat mengembangkan banyak leader didalam organisasi. Sebelum membahas leadership, kita harus tahu terlebih dahulu apa leadership itu ? menurut John C. Maxwell Leadership adalah influence (mempengaruhi) “If people can increase their influence with others, they can lead more effectively”, artinya kita harus dapat berpengaruh terhadap orang orang disekeliling kita. Tantangan untuk menjadi leader adalah membuat perubahan dan memfasilitasi pertumbuhan dari para pengikutnya.

Menurut John C. Maxwell ada lima tingkatan leadership, dan setiap tingkatan merupakan penambahan artinya kalau di tingkat dua, berarti tingkat satunya masih berjalan. Ke lima tingkatan kepemimpinan seperti pada gambar dibawah ini :

PERINGKAT KEPEMIMPINAN
Tingkatan kepemimpinan dimulai dari tingkat satu Jabatan, bila seseorang menggunakan tingkat satu adalah pengaruh yang paling lemah, karena orang mengikuti berdasarkan jabatan karena orang tersebut harus mengikuti. Kepemimpinan di tingkat ini, bisa terjadi bawahannya akan banyak membicarakan hal hal yang negatif terhadap pemimpinnya.

Kepemimpinan tingkat dua, disebut sebagai permission atau hubungan, orang mengikuti pemimpin tingkat dua karena mereka memang mau mengikuti. Orang mengikuti kepemimpinan tingkat dua karena secara sukarela mau mengikutinya, tidak ada perasaan terpaksa. Seorang pemimpin tingkat dua harus mempunyai kemampuan berhubungan dengan orang yang baik, sehingga orang lain akan tertarik pada pemimpinnya. Lingkungan kepemimpinan tingkat dua antar anggota team sangat akrab sekali.

Kepemimpinan tingkat dua dimana lingkungannya sangat akrab satu sama lain tidak ada artinya kalau tidak ada hasil, maka kita harus masuk ke kepimpinan tingkat tiga, yang disebut production atau hasil. Di tingkat ini orang mengikuti pemimpin karena sang pemimpin telah melakukan sesuatu untuk organisasinya. Organisasi dengan kepemimpinan di tingkat ini biasanya akan menang.

Kemenangan yang terjadi di organisasi dengan kepemimpinan tingkat tiga, belum dapat menjadi organisasi yang hebat kalau belum mencapai tingkat empat, yang disebut people development atau reproduction. Di tingkat empat ini orang mengikuti pemimpinnya karena apa yang pemimpin telah perbuat pada orang-orang di organisasinya. Pemimpin di tingkat empat ini dapat mencetak pemimpin-pemimpin baru, suatu organisasi dengan mempunyai banyak pemimpin maka organisasi tersebut dapat maju dengan pesat, karena setiap pemimpin akan mengetahui tugas dan tanggung jawabnya masing masing untuk membawa organisasi ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Pada kepimpinan tingkat empat ini Team Work akan sangat erat sekali, dan Performance akan meningkat pesat.

Kepemimpinan tingkat terakhir atau tingkat lima disebut sebagai pinnacle atau respect, di tingkat ini orang mengikuti karena siapapemimpin itu dan apa yang di representasikan oleh pemimpin tersebut. Bila kepemimpinan tingkat satu hingga empat itu di hasilkan dari usaha sang pemimpin, tetapi kepemimpinan tingkat lima ini adalah karena orang lain menghormati sang pemimpin. Kepemimpinan tingkat lima ini akan memberikan warisan kepemimpinan apa yang dia lakukan. Dan di tingkat inilah pemimpin akan membuat kesempatan dimana kepemimpinan yang lain tidak.
(Ditulis oleh oleh Indra Sosrodjojo, berdasarkan buku The 5 Level of Leadership yang ditulis oleh John C. Maxwell)

Tidak ada komentar: