Kamis, Desember 15, 2011

REWEL KARENA NGANTUK

Sabar sebagai orang tua, susah-susah gampang. Pengalaman pribadi, pas pulang kerja tuk makan siang krena lokasi kantor deket sama rumah hanya 1 kilometer saja, udah sampai rumah laper, pikiran lagi suntuk, stress sama pekerjaan, mikirin anak buah, dan seabreg masalah di kantor sedikit banyak terbawa saat sampai di rumah. Mau makan siang, anak rewel gak jelas, dikasih ini salah dikasih itu salah, dan merengek yang bikin hati harus extra sabar.

Pengalaman 5 tahun mempunyai anak, rewel dan uring-uringannnya si kecil merupakan pertanda mereka butuh tidur siang, capek, ngantuk dan ingin diperhatikan. Berikut beberapa tanda-tanda yang ditujukan sikecil saat ia butuh tidur siang.
  • Si kecil menunjukan gelagat mengantuk atau bahkan tertidur saat menjalankan aktifitas di siang hari.
  • Si kecil menolak diajak tidur siang, namun saat dibawa ke ranjangnya langsung tertidur pulas. Biasanya gelagat ini di sertai sikap si kecil yang uring-uringan sepanjang hari.
  • Sebelumnya si kecil lebih sabar, namun menjelang siang, tiba-tiba ia jadi mudah emosi terhadap apapun.
  • Si kecil lebih cengeng saat siang hari hingga menjelang sore, dibandingkan pada pagi hari.
  • Keseimbangan tubuhnya jadi lebih labil dan kemampuan koordinasinya berkurang, misalnya ia jadi lebih mudah terjatuh, sulit memakai celananya sendiri, atau bahkan jadi tidak bisa menyelesaikan puzzle yang biasa diselesaikan dengan mudah.
  • Si kecil menunjukan tanda-tanda kelelahan seperti menguap, mengucek mata, lemas, dan matanya terlihat berair.
  • Si kecil menjadi lebih hiperaktif disiang hari, dan tidak bisa duduk dengan tenang.
  • Saat tidur malam sikecil jadi sering terbangun dengan marah-marah atau uring-uringan, jika siangnya tidak diajak tidur siang.

Tidak ada komentar: