Rabu, Desember 07, 2011

MENGENAL ASSERTIVE SECARA SEDERHANA

Ada anak buah terlambat menyampaikan laporan, kira-kira teguran yang bernuansa assertive itu seperti ini;

"Saya merasa cemas dan binguing tanpa kehadiran kamu tepat waktu, untuk itu lain kali mohon tidak terlambat lagi karena ketepatan waktu mu dalam bekerja adalah cermin dari kemampuan managerial ku. Bisa ya? Saya mau kamu bisa menepatinya.


Ciri-ciri orang asertive:
1. Berani berkata TIDAK
2. Mengutarakan rasa Suka dan Tidak suka 3. Jujur - terus terang mengutarakan hak & kemauannya
4. Mengajukan suatu pertanyaan dan keinginan
5. Berani memulai percakapan dan menghentikan percakapan

Dalam kemampuan komunikasi dikenal tentang komunikasi asertive. Assertive itu sama dengan tegas, tidak mengorbankan hak-hak pribadi dan tetap menghormati hak orang lain terutama hak untuk tidak dipermalukan. Orang Assertive itu diantara prilaku orang Agresif dan orang pasive.


Komunikasi asertive adalah suatu cara berkomunikasi yang menunjukkan rasa hormat diri anda, dan juga hormat terhadap orang lain, perhatian pada orangnya, empati padanya tetapi tetap merujuk pada tujuan akhirnya (tujuan tidak berubah)

Contoh dialog, Si Eko lagi dalam antrian di restoran cepat saji, dan tiba-tiba antriannya diserobot orang dan langsung berdiri didepannya. Ada 3 sikap, Pasif, Agresif dan Asertive.


PASIF:
Eko : Ehem, Pak mohon antri lah jangan nyerobot
Penyerobot: Wah saya penting banget nih. Emang kenapa kalo saya duluan?
Eko : ...ngg.. Ngaak kenapa napa sih

AGRESIF
Eko : Pak, lihat-lihat dong. Dasar udah Bapak-bapak nggak tahu malu. Nggak berpendidikan ya... Kutu kupret.
Penyerobot: Oh ya maaf Pak. (Sambil menggerutu, awas kau ya!)
Dampaknya: Merasa dipermalukan dan timbul rasa dendam yang sangat tinggi

ASSERTIVE
Eko : Maaf Pak, Mohon bisa mengikuti antrian agar kita semua nyaman
Penyerobot : Emang kenapa sih kalo saya duluan? (Sambil melotot)
Eko : Saya tahu Bapak mungkin sudah lapar, demikian saya juga. Mohon hormati hak-hak orang lain. Saya yakin Bapak memahami.
Penyerobot : Oke lah (berlalu sambil cemberut)

Assertive, keuntungannya Bisa mengasihi diri dan jati diri baik, karena bisa menjaga personal space. Bisa bersahabat dengan baik. Dalam pernikahan hubungan intim dan sehat. Tegas, bisa mengambil keputusan, tetapi relax

Harga yang harus dibayar untuk menjadi assertif. Rasa tidak enak waktu berterus terang, butuh kemauan keras dan pergumulan, serta berani mengambil resiko. Sulit untuk dilakukan, sulit melepaskan kebiasaan submissive dan agressif. Ada kalanya bisa gagal, malah dimusuhi tapi ingat Tuhan tidak pernah tidur. Doa dan yakin bahwa hak anda benar.

Tidak ada komentar: