Senin, Desember 26, 2011

LEOKOSITKU NAIK

Baru saja test kesehatan karyawan tahunan selesai dilakukan dan hasilnya pun udah dibagikan keseluruh karyawan. Dilakukan oleh Paramita Lab pada bulan Oktober-November lalu terhadap lebih dari seribu orang karyawan divisi Mill (pabrik) dan Fiber (forestry). Alhamdulillah secara umum gak ada kendala atau laporan kegagalan organ tubuh, hanya kadar Leukosit saya naik sedikit diatas ambang batas maksimal. Kenapa ya? Kadar rujukan Leukosit ialah 4.400-11.300 keping / mikro liter. Sedangkan saya 13.180 keping/ mikro liter. Agak khawatir, berarti ada infeksi atau kuman yang bersarang nih. Karena keping darah putih (leukosit) ini adalah tentara kita dalam melawan benda asing, virus, bakteri, jamur ataupun kuman yang masuk dalam tubuh kita. Sel darah putih atau Leukosit merupakan " bala tentara" kita. Tugasnya melindungi tubuh agar tahan menghadapi serangan kuman, entah itu virus, bakteri, atau sejenisnya.Pendek kata leukosit berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh.

Dalam melakukan aktivitas sehari-hari manusia tidak luput dari serangan berbagai macam kuman pembawa bibit penyakit. Beruntung, tidak setiap serangan tersebut bisa merobohkan tubuh, berkat pasukan tempur yang selalu siap melawan kuman. Pasukan tempur itu adalah sel darah putih yang dikenal dengan sebutan leukosit.

Sebagai gambaran, luka akibat goresan merupakan pintu masuk bagi kuman. Nah, di daerah luka itulah sel darah putih akan berkumpul dan berperang melawan kuman hingga tuntas. Bagian tubuh yang luka seringkali tampak merah dan membengkak serta seringkali mengeluarkan nanah. Itu merupakan efek dari peperangan kuman melawan sel darah putih.

Jika sel darah putih menang, kuman akan hilang dan tubuh kembali normal. Sebaliknya, jika sel darah putih kalah, diperlukan obat-obatan dari luar untuk membantu sel darah putih melawan kuman. Bisa dibayangkan betapa pentingnya sel darah putih dalam tubuh kita. Kenaikan Lekosit yang sangat tinggi (3-4 kali nilai normal) harus diwaspadai sebagai tanda adanya pertumbuhan ke arah keganasan.

Meskipun banyak jenisnya tapi secara umum Keganasan sel darah putih dikenal dengan sebutan Leukemia. Melihat hasil laboratorium yang tinggi maka dokter umum atau dokter keluarga akan mengajukan konsul penanganan kepada dokter Spesialis Penyakit Dalam (khususnya bidang hematologi) atau dokter Spesialis Anak bagi pasien anak-anak. Leukemia butuh penanganan ekstra sebab menganggu keseimbangan sel darah lainnya seperti sel darah merah (Eritrosit) dan keping pembeku darah (Trombosit). Penderita leukemia mengalami keadaan anemis yang berkepanjangan akibat lekosit memakan dan mengambil tempat dari eritrosit. Mudahnya terjadi perdarahan (mimisan, perdarahan gusi, berak darah atau lebam-lebam di bawah kulit) menandakan turunnya jumlah Trombosit akibat kalah bersaing dengan kenaikan jumlah lekosit yang sangat tinggi.
Penurunan jumlah lekosit (Lekopenia) juga merupakan hal yang tidak wajar.

Pada kasus demam akibat infeksi virus (seperti virus Dengue pada Demam berdarah) selain Trombosit turun di bawah batas normal, jumlah lekosit juga cenderung mengalami penurunan.
Jika ditemukan kenaikan jumlah lekosit (Lekositosis) yang cukup signifikan (12.000-15.000) , seperti saya, biasanya seorang dokter menganjurkan untuk melakukan beberapa pemeriksaan lanjutan seperti tes urin lengkap, pemeriksaan fungsi hati dan jika sangat diperlukan untuk mengetahui kuman (bakteri) dalam darah maka dilakukan pemeriksaan kultur. Adanya tanda infeksi ini sudah menjadi indikasi pemberian obat antibiotik.

Sebaliknya, manakala nilai lekositnya dalam batas normal maka dokter kerap hanya melanjutkan pengobatan guna mengatasi demam atau gejala lain yang dirasakan oleh pasien (simptomatik). Jadi besok mau konsultasi aja gimana baiknya karena Leukosit saya di angka 13 ribuan.
(Dari beberapa sumber)

Tidak ada komentar: