Sabtu, Desember 10, 2011

KAMAR BERANTAKAN OTAK KANAN DOMINAN

Belahan otak mana yang lebih baik, tidak mudah untuk dijawab sebab masing-masing sisi mempunyai fungsi yang berbeda. Akan tetapi, menurut para ahli, sebagian besar orang di dunia hidup dengan lebih mengandalkan otak kirinya. Buktinya penyakit migrain sakit kepala sebelah biasanya di bagian kiri, mungkinkah ini ada hubungannya?

Para pengguna otak kiri pada umumnya lebih kuat dalam matematika. Mereka juga cenderung memiliki telinga kanan lebih tajam, kaki dan tangan kanannya juga lebih tajam daripada tangan dan kaki kirinya. Demikian juga sebaliknya dengan pengguna otak kanan.

Bagaimana mengetahui seseorang menggunakan sisi otak bagian mana yang lebih dominan juga bisa diintip dari penampilan mejanya ataupun kamarnya. Bila seseorang dominan menggunakan otak kanan, ciri meja kerjanya atau ruangannya cenderung berantakan. Meski begitu dia mengetahui dengan pasti di mana letak barang-barang yang dicari serta apa yang saat itu sedang dikerjakan. Sebab, mereka yang lebih banyak menggunakan otak kanan, proses berpikirnya paralel, sedangkan pengguna otak kiri cara berpikirnya serial.

Cara membangkitkan otak kanan pada anak ialah;

Rutinitas mendongeng sebelum tidur, berdoa dengan memejamkan mata, menggambar, menjelaskan peristiwa dengan gambar, menjelaskan pelajaran dengan Mind Map atau peta pikiran, ajak jalan-jalan ke daerah kumuh-miskin sambil bersedekah, menyanyi, main musik, dsb. Sebagian besar ini juga sambil saya aplikasikan ke putra-putri sendiri, terutama si putri paling besar paling suka bernyanyi dengan teks lagu yang dia ganti sendiri.

Fungsi otak kiri
menggunakan logika, berorientasi pada detil, berdasar pada fakta, kata-kata dan bahasa, masa kini dan masa lalu, matematika dan sains, dapat memahami (can comprehend), mengetahui, mengakui, berwawasan pada kerapian/susunan (order/pattern perception, mengetahui nama obyek, berdasarkan pada kenyataan, membuat strategi, praktis, aman.

Fungsi otak kanan
menggunakan perasaan, berorientasi pada hal pokok/garis besar, be
rdasar pada imajinasi, simbol dan gambar, warna-warni, masa kini dan masa depan, filosofi dan agama, dapat “mengerti” (can “get it” (i.e. meaning)), percaya, menghargai, berwawasan pada tata ruang (spatial perception), mengetahui fungsi obyek, berdasarkan pada imajinasi/fantasi, menyajikan kemungkinan, nafsu, mengambil risiko.

Otak kanan ini lebih mendekati ke otak perasaan. Senang, sedih, perubahan perasaan, marah, yang mengatur adalah otak kanan kita. dan otak kanan akan sangat berguna apabila dioptimalkan lebih baik lagi. Mari kita coba mensyukuri nikmatNya dengan senantiasa berpikir mengapa organ tubuh ini diciptakan. Afala ta' kilun bahasa arabnya.

Maka, jika anak anda suka dengan berantakin kamar maka janganlah dipersalahkan, tetapi di fasilitasi dengan modal pertanyaan cerdas dan mendidik untuk pengembangan berpikir anak. Sembari pastikan tidak ada 37 perilaku kita sebagai orang tua yang malah bikin runyam di perilaku dia kemudian hari, hal ini ada dibahas di postingan saya sebelumnya disini.

Tidak ada komentar: