Rabu, Desember 07, 2011

COACH ITU INGIN MEMIMPIN DAN BELAJAR

Seorang Coach atau pelatih diharapkan selalu mempunyai jawaban yang hebat atas setiap permasalahan yang terjadi. Seorang atasan bergaya otokratis selalu memberitahukan apa yang harus dilakukan dan membuat keputusan. Sebagai seorang Coach yang hebat, pendekatan anda tentu sangat berbeda.

Seorang atasan adalah sebagai Coach dalam janggung jawabnya, ialah berperilaku membangun konsensus dibandingkan membuat keputusan pribadi, membudayakan keputusan bersama. Atasan yang otokratis cenderung selalu memberitahukan hal yang harus dilakukan, sementara Coach/pelatih mengajukan banyak pertanyaan. Atasan yang belum layak menyandang seorang coach, kerjaannya mengatasi semua masalah, sedang seorang coach ialah lebih kepada pencegahan terjadinya masalah. Jika atasan otokratis umumnya sering menyalahkan jika ada masalah, maka seorang coach lebih berani bertanggung jawab jika terjadi kesalahan.

"Coach senantiasa mendorong kemauan dan keterbukaan untuk belajar demi mendorong munculnya ide baru dan kreatif"

Coach atau Pelatih yang memberikan dampak yang hebat, sering berbagi keinginan untuk belajar bersama para staffnya, bukan berarti menyibukkan diri untuk berteman dengan seluruh rekan kerja di kantor tetapi ia adalah bertanggungjawab dalam dalam memastikan kesuksesan sebuah tim, berkeinginan untuk tumbuh, memperbesar, dan bertindak sebagai Role Model (panutan) bagi seluruh rekan kerja.

Tiga hal untuk mendorong budaya "ingin belajar" dilingkungan coach area anda;
1. Bertanggungjawablah pada pembelajaran anda sendiri dan berbagilah informasi dengan orang lain. Diskusikan seminar yang anda hadiri, ceritakan buku-buku yang anda baca dan sarankan cara-cara yang menyenangkan untuk meningkatkan kebahagiaan, kesehatan, kenyamanan dan kesejahteraan ditempat kerja.

2. Milikilah rasa ingin tahu, terapkan sesi brainstorming/ curah pendapat untuk berbagi opini atau pemikiran mereka dalam meningkatkan produktivitas kelompok.

3. Ambillah inisiatif, bergabunglah dan mulailah membentuk kelompok pembicara, undang seseorang pembicara ke kantor untuk berbagi pengetahuan dengan anda bersama kelompok anda, ambil kursus pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan. Jadilah seorang pembelajar yang aktif dan bagikanlah apa yang anda pelajari kepada orang lain di kantor.

"Nilailah diri kita dalam belajar dan berbagi pengetahuan di tempat kerja, tanpa kemampuan menilai diri kita sendiri maka kita tidak akan bergerak kemanapun"

Tidak ada komentar: