Selasa, November 22, 2011

PEDOMAN INTERAKSI "OCDAC"

Masih dalam kerangka budaya kepemimpinan, dan terimajinasi oleh pemikiran-pemikiran Jack Welch dari General Electric, dalam melakukan diskusi dengan bawahan atau kolega kerja ada pedoman sederhana yang dinamakan "OCDAC". Apakah itu?

OCDAC kepanjangan dari Open, Clarify, Develop, Agrement, Closing. Seorang pimpinan adalah sebagai "facilitator" bagi pemecahan masalah, adalah non sens segala hal kecil yang dilakukan dan diketahui oleh puluhan orang bawahannya diketahui penuh pula oleh seorang atasan, apalagi pada bagian unit pekerjaan dengan proses yang kompleks. Facilitator bertugas membuka "cahaya" pemikiran (Inpirator), memantikkan api kreatifitas dan semangat kebersamaan mencapai misi bersama. Semangat "Kita" dari pada "Aku"

Saat ada masalah, disuatu departement ada seorang kawan yang memakai metode ini. Dia adalah seorang superintendent/ assitant manager produksi. Kala itu, ada kejadian kebocoran pipa dan bisa dikatakan sering sebanyak 4 kali dalam setahun dan menimbulkan efek kehilangan waktu kerja yanng berimbas pada beban biaya operasional. Penyebabnya sesungguhnya sudah diketahui olehnya akibat over pressure. Untuk itu, dia memanggil seorang operator leader bernama pak Adi (Nama disamarkan). Dialognya sbb:
============================ OPEN
Superintendent : Selamat pagi Pak Adi, Apa kabar Pak? Sehat?
Adi : Sehat Pak, kabarnya baik.
Superintendent : Alhamdulillah, Bapak Sehat Saya berdoa semua karyawan disini senantiasa diberikan kesehatan dan semangat kerja yang baik.

Begini Pak Adi, saya gak bisa lama-lama merelakan Bapak untuk bertemu saya di ruangan ini karena peran Bapak dilapangan lebih berarti dari pada disini, dan rekan2 kita di lapangan akan kesulitan kalo tidak ada Bapak.
============================ CLARIFY
Kita kemarin ada masalah kebocoran Pipa ya pak, dan salah satu teman kita ada terluka akibat semburan cairan kimia panas. Ini juga kita jadi kehilangan waktu kerja, adanya kegiatan tambahan trouble shooting, kita makin stress dan performance kita pun akan menurun. Bukankah begitu Pak Adi?

Adi : Ya Pak, betul sekali.
============================ DEVELOPMENT
Menurut Bapak apa akar penyebabnya dan kira-kira apa ide terbaik kita?.

Adi : Penyebab kebocoran tersebut karena over pressure Pak, kita kadang tidak bisa mengontrol mengingat jumlah kita yang terbatas. Kalo bisa dipasang auto alarm Pak. sehingga saat over pressure ada bunyi yang mengingatkan kita. Paling bagus lagi kalo dibuat interconneksi otomatis mengurangi pressurenya.

Superintendent : Mana yang lebih cepat mengatasinya, biaya investasi yang rendah menurut Pak Adi, dan memastikan tidak akan ada kejadian kebocoran Pipa lagi.

Adi : Pasang Alarm over pressure aja dulu Pak. Biayanya gak sampai 1 juta, hanya pasang sensor sederhana yang diarahkan ke pressure gauge aja. Sehari selesai masangnya.

============================ AGREEMENT
Superintendent: Luarbiasa. Ide pertama lebih mudah dan cepat untuk kita lakukan, dan Ide yang terbaik memang kita buat interkonneksi tapi kita belum cukup biaya untuk itu. Tapi pasti akan saya ajukan ide terbaik kita ini, pasang alarm plus buat interkonneksi kedepannya jika budget tersedia.

Jadi hari ini Pak Adi buat order kerja ke bagian instrument untuk buat alarm itu dan ingatin saya untuk follow up. Dan kita pastikan dengan dibuatnya alarm nanti, over pressure sudah tidak terjadi lagi dan kita sukses mengatasi masalah ini. Bisa Pak Adi Pastikan nantinya?

Adi : Pasti Pak.

============================ CLOSSING
Superintendent: Baik, kesimpulannya kita akan buat alarm detektor pressure. Pak Adi segera buat action ordernya ke bagian instrument dan segera saya tandatangani dan follow up. Goal dari action ini adalah mencegah kebocoran. Jika ada kesulitan dalam proses pengerjaan alarm Pak Adi segera hubungi saya.

Adi : Baik Pak akan saya kerjakan.

Superintendent: Sukses buat kita semua, salam buat rekan2 dilapangan dan terimakasih atas kesediaan waktu Bapak yang berarti bagi tim kita.

Dari dialog diatas, ada nilai-nilai yang ditanamkan. Manusia membutuhkan kebutuhan dasar fisik, kesehatan, makan, minum. selanjutnya rasa Aman, bebas mengutarakan Ide, Yang ketiga ingin dicintai/ disayangi/ di-empaty, yang keempat ingin di hargai dan terakhir ingin mengaktualisasikan diri. 5 hal kebutuhan ini yang diutarakan oleh abaraham Maslow dalam Hierarchical needs. Dan Mc Clelland menyampaikan juga dalam 3 needs theorinya.

Pedoman interaksi juga berguna untuk memberikan dorongan bagi orang lain menyumbangkan ide-ide dan informasi, dengan berfokus pada perilaku meminta dan mengembangkan, dan tidak hanya memberi informasi atau saran instruksi.

Tidak ada komentar: