Sabtu, November 26, 2011

KOMPETENSI SEORANG SARJANA

Dari teori filsafat Sarjana ialah "ulama" yaitu orang berilmu yang harus memberi manfaat bagi masyarakat. Data BPS bulan agustus tahun 2010 lalu aja jumlah pengangguran terbuka mencapai 710,128.

Lumayan berat untuk mendapatkan pekerjaan bagi yang ingin bekerja, bagi yang menjadi "Job Maker" mungkin tidak begitu memusingkan.

Modal sarjana setelah lulus ialah Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap perilaku (Knowledge, Skill & Attributes; KSA), maka yang dijual ke pasar perekrutan tenaga kerja bukan hanya keahlian teknis saja melainkan juga nonteknis. Keahlian statistik, komputer, software programmer, akuntansi biaya ini teknis, dan non teknis ialah Leadership, Communication skill, Problem solving decission making dan juga soft skill seperti kemampuan beradaptasi, inisiatif, analytical thingking, conceptual thingking, kerjasama tim, dsb.

Sayangnya, peran kampus / universitas belum begitu maksimal, mungkin hanya kampus yang sadar dan peduli saja. Kepedulian kampus bisa dibuat dengan membuat standard kompetensi mahasiswa, membuat kamus kompetensi, memasukkan syarat kompetensi yang harus dimiliki karyawan dan level kompetensi yang harus dicapai, perubahan metode pengajaran yang mendorong kemampuan teknis dan non teknis secara sinergis.

Bersyukur juga beberapa Kampus sudah memasukkan kewajiban Mahasiswa mempunyai kemampuan bahasa inggris menunjang kompetensi communication skill dgn TOEFL skor minimal 450, Komputer MS Office, TQM, Six Sigma, 5S, pengadaan seminar wajib tentang Leadership, Wajib meresensi buku-buku manajerial dsb.

Misal urutan proses pembelajaran sederhana yang mendukung peningkatan kompetensi KSA:
1. Kuliah di kelas
2. Penugasan paper
3. Presentasi (gunakan media computer powerpoint)
4. Nilai kompetensi

Bukan hanya diberi kuliah lalu tugas dan selesai. Ini memang membutuhkan sumberdaya yang tidak sedikit serta tekad untuk menciptakan lulusan yang layak diterima pasar tenaga kerja.

Kompetensi umum generic dari spencer dibawah ini bisa diambil beberapa sebagai sasaran pemilihan kompetensi induk (Core Competencies) bagi seorang lulusan.
20 generic competencies dari Competence at Work, Spencer & Spencer 1993):
  1. Achievement orientation, (ACH)
  2. Concern for order, (CO)
  3. Initiative, (INT)
  4. Information seeking, (INFO)
  5. Interpersonal understanding, (IU)
  6. Customer service orientation, (CSO)
  7. Impact and influence, (IMP)
  8. Organizational awareness, (OA)
  9. Relationship building, (RB)
  10. Developing others, (DEV)
  11. Directiveness, (DIR)
  12. Teamwork, (TW)
  13. Team Leadership, (TL)
  14. Analitical thinking, (AT)
  15. Conceptual thinking, (CT)
  16. Expertise, (EXP)
  17. Self-control, (SCT)
  18. Self-confidence, (SCF)
  19. Flexibility, (FLX)
  20. Organizational commitement, (OC)

Penjelasannya pada postingan saya sebelumnya klik disini

Tidak ada komentar: