Minggu, November 20, 2011

KOMPETENSI KOMUNIKASI

Kompetensi komunikasi mengacu pada kemampuan kita untuk berkomunikasi secara efektif (Spitzberg dan Cupach, 1989). Kompetensi ini mencakup hal-hal seperti pengetahuan tentang peran lingkungan (konteks) dalam mempengaruhi kandungan (content) dan bentuk pesan komunikasi (misalnya, pengetahuan bahwa suatu topik mungkin layak dikomunikasikan kepada pendengar tertentu di lingkungan tertentu, tetapi mungkin tidak layak bagi pendengar dan lingkungan yang lain). Pengetabuan tentang tatacara perilaku nonverbal (misalnya kepatutan sentuhan, suara yang keras, serta kedekatan fisik) juga merupakan bagian dari kompetensi komunikasi.

Dengan meningkatkan kompetensi kita, kita akan mempunyai banyak pilihan berperilaku. Makin banyak kita tahu tentang komunikasi (artinya, makin tinggi kompetensi kita), makin banyak pilihan, yang kita punyai untuk melakukan komunikasi sehari-hari. Proses ini serupa dengan proses mempelajari perbendaharaan kata: Makin banyak kata kita ketahui (artinya, makin tinggi kompetensi perbendaharaan kata kita), makin banyak cara yang kita miliki untuk mengungkapkan diri.

Ada 5 hukum dalam berkomunikasi agar efektif:
1. Respect (Hormat)
2. Audible (Dapat didengar)
3. Clarity (Jelas)
4. Humble (Rendah Hati)
5. Empathy (Satu perasaan)

Tidak ada komentar: